Agen resmi Penjualan pupuk hayati M-Bio porasi. Tlp 085-323-179-112

Selasa, 31 Juli 2018

Cara Membuat Pupuk Organik Padat

 cara membuat pupuk organik padat
Bagi anda yang masih belum paham mengenai cara membuat pupuk organik padat, simak bagaimana cara, proses pembuatannya serta penjelasan lengkap mengenai pupuk organik padat itu sendiri dibawah ini (Simak juga: Cara membuat pupuk organik cair). Pupuk organik padat adalah pupuk yang terbuat dari bahan organik dengan hasil akhir berbentuk padat. Pemakaian pupuk organik pada umumnya dengan cara ditaburkan atau dibenamkan dalam tanah tanpa perlu dilarutkan dalam air. Pupuk organik padat dimasukkan dalam 3 kategori yaitu:
  1. Berdasarkan bahan penyusunnya maka pupuk organik merupakan pupuk alam.
  2. Berdasarkan cara pemberiannya termasuk dalam pupuk akar karena pemberian haranya melalui akar
  3. Berdasarkan kandungannya termasuk pupuk majemuk dan pupuk pelengkap, karena kandungan hara-nya lebih dari satu unsur makro (N,P,K) dan unsur mikro (Ca, Fe dan Mg).

Manfaat pupuk organik padat
Manfaat secara kimia
  1. Meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Pupuk organik padat menyumbang sekitar 50% untuk Kapasitas Tukar Kation (KTK) tanah (KTK berpengaruh pada tingkat kesuburan tanah). Selain itu, pupuk organik padat juga berpengaruh dalam peningkatan kapasitas penyangga di dalam tanah sehingga tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan baik meskipun dalam kondisi yang tidak mendukung seperti tingkat keasaman yang tinggi ataupun kondisi tanah yang tidak sesuai untuk jenis tanaman yang ditanam.
  2. Melancarkan penyerapan nutrisi yang ada pada tanah oleh tumbuhan. Dekomposisi atau mineralisasi zat-zat nutrisi pada bahan organik menghasilkan berbagai macam nutrien. Contohnya fosfor, sulfur, nitrogen, pottasiun dan nutrisi mikro makro dengan berbagai ukuran.
  3. Sebagai parameter dalam menentukan tingkat kesuburan tanah. Jumlah tinggi kadar bahan-bahan organik yang ada di dalam tanah mengindikasi bahwa tanah tersebut relatif subur. Tetapi sebaliknya, apabila kadar bahan-bahan organik tersebut mengalami penurunan maka tingkat kesuburan tanah juga berkurang.

Manfaat Secara Biologi
Mikroorganisme tanah membutuhkan karbon sebagai sumber energi utama. Oleh karena itu, menambahkan pupuk organik padat yang mengandung karbon yang tinggi dapat menambah eksistensi mikroorganisme. Tanah yang disuburkan menggunakan dedaunan, limbah roti, pupuk hijau atau bahan lainnya dapat meningkatkan proses berkembang biaknya cacing tanah dan mengurangi pertumbuhan nematode di dalam tanah.

Manfaat Secara Fisika
Serat yang terkandung pada bahan-bahan organik sangat mempengaruhi tingkat kandungan pada fisik tanah. Karena tanah mengalami perubahan pada strukturnya, tingginya kandungan karbon dapat merangsang tumbuhnya misellium yang dapat meningkatkan agregat tanah dan juga aerasi tanah. Selain itu, misellium pada tanah berpasir akan meningkatkan daya ikat air dan juga nutrisi pada tanah. Pada saat musim dingin, bahan organik yang ada pada tanah dapat menyerap panas serta menjaga suhu tanah pada level yang tinggi untuk pertumbuhan akar.

Cara Membuat Pupuk Organik Padat
Bahan-bahan:
- Rerumputan / tanaman sisa panen / azolla: 40 kg
- Kotoran hewan: 30 kg
- Limbah roti / buah / daun / ampas tebu: 30 kg
- Dedak / bekatul / abu kayu / serbuk gergaji: 5 kg
- Gula merah / gula putih: 100 gr
- Air bersih: ± 5 liter
- Pupuk Hayati M-BIO: 100 ml

 Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, gula & air di dalam wadah hingga tercampur rata
  • Campur rata kotoran hewan, dedak dan bahan organik lain yang sudah dicacah kasar menggunakan sekop.
  • Siramkan larutan M-BIO, air & gula secara merata dengan menggunakan embrat pada campuran kotoran hewan, sampai kandungan air dalam adonan mencapai ± 50% (adonan bila diremas dengan tangan tidak ada air menetes dan apabila remasan dilepas adonan mekar)
  • Adonan ditumpukkan merata di tempatnya, kemudian ditutup dengan karung goni atau penutup lainnya supaya tidak terkena hujan dan sinar matahari langsung. 
  • Setelah 6-8 jam, suhu adonan diperiksa. Selanjutnya aduk-aduk / balik adonan sampai suhu adonan dingin kemudian ditutup kembali. 
  • Setelahnya, adonan harus dibalik / diaduk kembali setiap hari untuk menjaga suhu adonan tetap di bawah 40° C.
  • Setelah ± 7-10 hari fermentasi, Pupuk organik padat siap diaplikasikan.

Cara Pengaplikasian Pupuk organik padat:
  • Pupuk organik padat fermentasi ini bisa langsung ditebarkan di atas lahan pada saat pengolahan tanah / membuat bedengan, kemudian dicampur dengan tanah secara merata. 
  • Takaran pupuk organik padat berkisar antara 5 - 10 ton/ha, tergantung pada komoditas tanaman dan tingkat kesuburan tanah. Untuk tanaman dalam pot / polybag, 1 sekop Pupuk organik padat : 2 sekop media tanam.

Keunggulan Pupuk Hayati M-BIO dalam Cara Membuat Pupuk Organik Padat Secara Fermentasi

1 liter M-BIO cukup untuk 1 ton bahan organik
Pupuk Hayati M-BIO adalah jenis pupuk mikrobiologis yang berisi mikroba majemuk aktif diantaranya: Azotobacter sp, Bacillus sp, Lactobacillus sp, Saccharomyces sp. Mikroba-mikroba tersebut tidak berperan layaknya pupuk organik yang mampu menyediakan unsur hara / nutrisi bagi tanah maupun tanaman, namun merupakan mahluk hidup berukuran sangat kecil yang bekerja secara aktif dalam mendekomposisi bahan-bahan organik, mengikat N, melarutkan fosfor dan pottasium yang berukuran besar menjadi unsur hara P & K yang tersedia dan siap diserap oleh tanaman. Atau lain katanya menjadikan bahan organik mentah dalam cara membuat pupuk organik padat secara fermentasi menjadi pupuk organik matang yang kaya akan unsur hara bagi tanaman, pupuk hayati M-BIO juga berperan penting dalam mempermudah tanaman dalam menyerap unsur hara yang tersedia serta mengedarkannya ke seluruh bagian tanaman.

Tak hanya itu, Pupuk Hayati M-BIO juga mengandung serta mampu merangsang pembentukan hormon perangsang tumbuh (hormon ZPT) diantaranya Auksin, Giberelin, Sitokinin dan enzim sebagai senyawa bioaktif yang sangat diperlukan dalam proses pertumbuhan tanaman. Berikut ini beberapa keunggulan lain dari Pupuk Hayati M-BIO dalam cara membuat pupuk organik padat:
  • Mempercepat dekomposisi bahan-bahan organik secara fermentasi (Hanya 7-10 hari)
  • Penambat zat hara yang berguna bagi tanaman. Beberapa mikroorganisme dalam Pupuk Hayati M-BIO berfungsi sebagai penambat N, karena tanpa bantuan mikroorganisme tanaman tidak bisa menyerap nitrogen dari udara. Beberapa berperan sebagai pelarut fosfat dan penambat kalium, juga mempercepat proses dekomposisi bahan organik menjadi pupuk organik hasil fermentasi yang lebih mudah diserap oleh tanaman.
  • Aktivitas mikroorganisme dari Pupuk Hayati M-BIO membantu memperbaiki kondisi tanah baik secara fisik, kimia maupun biologi.
  • Menekan pertumbuhan organisme parasit tanaman yang menjadi sumber hama / penyakit. Pertumbuhan mikroorganisme baik akan berkompetisi dengan organisme patogen, sehingga kemungkinan tumbuh dan berkembangnya organisme patogen semakin kecil.

DAPATKAN SEKARANG!!
Diskon 10% untuk 1 btl pertama
Info Lengkap Harga dan Pemesanan
cara membuat pupuk organik padat
Distributor & Agen Resmi M-BIO Porasi
Keamanan dan Kenyamanan Privasi Pelanggan Terjamin

*(( Cara Membuat Pupuk Organik Padat ))*

pemesanan pupuk hayati M-bio Line ID:
mbioporasi
Telegram ID:
@mbioporasi

Posted by: Agen Pupuk Hayati M-Bio