Agen resmi Penjualan pupuk hayati M-Bio porasi. Tlp 085-323-179-112

Minggu, 15 Juli 2018

Cara Membuat POC NPK

cara membuat pupuk organik cair Nitrogen Fosfor Kalium
Postingan kali ini akan kami jelaskan dengan simple Cara Membuat POC NPK sederhana namun sarat kandungan unsur hara yang tidak kalah dengan pupuk anorganik yang dijual di pasaran. Meskipun proses pembuatannya simpel dan bahan baku organiknya mudah didapat di lingkungan sekitar rumah, POC NPK yang dibuat akan memiliki kualitas serta kandungan NPK yang membandingi pupuk anorganik yang harganya makin melangit. Untuk dapat tumbuh, tanaman memerlukan tiga unsur hara penting, yaitu nitrogen (N), fosfat (P) dan kalium (K).
Fungsi Nitrogen (N) bagi Tanaman :
  • Untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan, terutama pada fase vegetatif, khususnya batang, cabang, dan daun.
  • Untuk pembentukan hijau daun (klorofil) yang sangat berguna dalam proses fotosintesis.
  • Untuk membentuk protein, lemak, dan berbagai persenyawaan organik lainnya.

Fungsi Fospor (P) bagi Tanaman :
  • Unsur fosfor (P) bertugas mengedarkan energi keseluruh bagian tanaman, berguna untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, khususnya akar benih dan tanaman muda.
  • Sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu, membantu asimilasi dan pernapasan, mempercepat pembungaan dan pembuahan, serta mempercepat pemasakan biji dan buah.

Fungsi Kalium (K)  bagi Tanaman :
  • Membantu pembentukan protein, karbohidrat dan gula.
  • Kalium pun berperan dalam memperkuat tubuh tanaman agar daun, bunga, dan buah tidak mudah gugur. Juga merupakan sumber kekuatan bagi tanaman dalam menghadapi kekeringan dan serangan penyakit.
  • Membantu pengankutan gula dari daun ke buah atau umbi.

Cara Membuat POC NPK secara Fermentasi
Hal yang paling mempengaruhi berhasil tidaknya cara membuat POC NPK tidak hanya komposisi bahan-bahan organik-nya namun juga tersedia tidaknya mikroba pengubah unsur hara tidak tersedia menjadi unsur hara yang tersedia bagi tanaman, serta langkah yang tepat dalam proses pembuatannya. Biasanya atau lumrahnya, cara membuat POC NPK membutuhkan waktu setidaknya 30 - 45 hari, hal ini dikarenakan kurangnya mikroba pengikat N dan pengurai P & K sehingga proses dekomposisi berlangsung sangat lama. 

Namun hal tersebut bukanlah masalah lagi, karena kini sudah ada Pupuk Hayati M-BIO yang merupakan pupuk mikrobiologis / pupuk berisi mikroba hidup diantaranya: Azotobacter sp, Bacillus sp, Lactobacillus sp, Saccharomyces sp; yang telah teruji keunggulannya dalam mendekomposisi bahan-bahan organik secara fermentasi baik untuk POP (Pupuk Organik Padat) maupun untuk pembuatan POC (Pupuk Organik Cair). Pupuk Hayati M-BIO merupakan pupuk berstandar tinggi yang sudah dipatenkan dalam Paten No. P 20000939 / S 20000204 serta sudah mendapatkan izin resmi Deptan No. 258/Kpts/SR.310/B/07/2015 sebagai Pupuk Terbaik baik dalam pertanian juga pelopor pelestari lingkungan. Berikut ini keunggulan yang mampu diberikan pupuk hayati M-BIO dalam cara membuat POC NPK: 
 cara membuat POC NPK
1 liter cukup untuk 150 - 200 liter air dalam POC
  1. Mempercepat dekomposisi bahan-bahan organik secara fermentasi (± 7 hari)
  2. Melarutkan P & K yang tidak tersedia menjadi bentuk P & K yang tersedia bagi tanaman.
  3. Mengikat Nitrogren udara
  4. Hasil fermentasinya (asam amino, asam laktat, gula, alkohol, vitamin, protein, dan asam lainnya) mudah diserap oleh tanaman.
  5. Kandungan nutrisinya lebih tinggi daripada kompos
  6. Menghasilkan berbagai enzim dan hormon (Auksin, Giberelin, & Sitokinin) sebagai senyawa bioaktif untuk pertumbuhan tanaman.
  7. Meningkatkan efisiensi permupukan yang berkelanjutan.
  8. Tidak meninggalkan residu negatif seperti gas dan panas, seperti yang terjadi pada proses pembuatan kompos biasa.

Cara Membuat POC N (Nitrogen)
Bahan-bahan:
- Rerumputan hijau / sisa sayuran hijau: 1 kg
- Daun-daunan hijau: 0,5 kg
- Gula merah / gula putih: 15 gr (1 sendok makan muncung)
- Air / air kelapa: 3 liter
- Pupuk Hayati M-BIO: 1 tutup botol (15 ml)

Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, gula & air kelapa / air di dalam toples besar / ember cat yang bisa ditutup rapat hingga tercampur rata. 
  • Masukkan bahan-bahan organik yang sudah dicacah kasar ke dalam larutan dan aduk kembali hingga bahan-bahan organik terendam dalam air, volume bahan organik setidaknya ⅓ dari volume keseluruhan, kemudian tutup rapat supaya proses fermentasi bekerja dengan sempurna
  • Lakukan pengadukan larutan sehari sekali selama 7 hari, setelah itu larutan pupuk organik cair N siap diaplikasikan.

Cara Membuat POC P (Fosfor)
Bahan-bahan:
- Batang & bonggol pisang: 1 kg
- Buah-buahan / bunga-bungaan: 0,5 kg
- Gula merah / gula putih: 15 gr (1 sendok makan muncung)
- Air / air cucian beras: 3 liter
- Pupuk Hayati M-BIO: 1 tutup botol (15 ml)

Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, gula, & air cucian beras / air di dalam toples besar / ember cat yang bisa ditutup rapat hingga tercampur rata. 
  • Masukkan bahan-bahan organik yang sudah dicacah kasar ke dalam larutan dan aduk kembali hingga bahan-bahan organik terendam dalam air, volume bahan organik setidaknya ⅓ dari volume keseluruhan, kemudian tutup rapat supaya proses fermentasi bekerja dengan sempurna
  • Lakukan pengadukan larutan sehari sekali selama 7 hari, setelah itu larutan pupuk organik cair P siap diaplikasikan.

Cara Membuat POC K (Kalium)
Bahan-bahan:
- Daun kering / kulit buah-buahan: 1 kg
- Sabut kelapa: 0,5 kg
- Gula merah / gula putih: 15 gr (1 sendok makan muncung)
- Air: 3 liter
- Pupuk Hayati M-BIO: 1 tutup botol (15 ml)

Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, gula, & air di dalam toples besar / ember cat yang bisa ditutup rapat hingga tercampur rata. 
  • Masukkan bahan-bahan organik yang sudah dicacah kasar ke dalam larutan dan aduk kembali hingga bahan-bahan organik terendam dalam air, volume bahan organik setidaknya ⅓ dari volume keseluruhan, kemudian tutup rapat supaya proses fermentasi bekerja dengan sempurna
  • Lakukan pengadukan larutan sehari sekali selama 7 hari, setelah itu larutan pupuk organik cair K siap diaplikasikan.

Cara Pengaplikasian POC NPK untuk tanaman
Setiap tanaman membutuhkan jumlah NPK yang berbeda-beda di setiap vase pertumbuhannya, ada yang membutuhkan POC N saja seperti tumbuhan sayuran hijau, ada juga yang membutuhkan POC NPK seimbang di awal tanam serta ada yang membutuhkan POC PK saja seperti tanaman umbi / buah supaya ukuran buah / umbinya besar & rasanya manis. Karena itu, pastikan konsistensi POC yang hendak diaplikasikan dalam takaran yang benar dan jangan takut untuk ujicoba hingga mendapatkan hasil yang memuaskan seperti yang diinginkan. Cara Membuat POC NPK yang dijelaskan diatas adalah 100% pupuk organik sehingga aman diaplikasikan sesering mungkin pada tanaman, tidak meninggalkan residu negatif serta tidak merusak daun / batang seperti halnya pupuk anorganik. Berikut cara pengaplikasian POC NPK yang perlu anda pahami:
  1. Setiap satu liter pupuk organik cair ini harus dicampur dengan 5 - 10 liter air, boleh ditambah air bila dirasa terlalu pekat.
  2. Sebelum diaplikasikan, saring dahulu larutan pupuk cair tsb agar sisa-sisa bahan organik yang tidak larut-- tidak terbawa ke dalam tangki sprayer.
  3. Setiap 1 atau 2 minggu sekali, kocorkan POC ini ke lubang akar sebanyak 1 gelas (± 220cc) untuk setiap tanaman. Sebagian lagi disemprotkan ke bagian daun dan batang tanaman menggunakan sprayer.
  4. Untuk tanaman hidroponik pupuk organik cair boleh disiramkan ke dalam media air dan sebagian lagi disemprotkan ke bagian batang dan daun menggunakan sprayer.
  5. Bahan organik yang tidak larut / hasil saringan pupuk organik cair ini memiliki kandungan yang kurang lebih sama, setelah dikeringkan bisa dibenamkan di sekitar tajuk tanaman di hari selanjutnya.

DAPATKAN SEKARANG!!
Diskon 10% untuk 1 btl pertama
Info Lengkap Harga dan Pemesanan
cara membuat POC NPK - pemesanan m-bio
Distributor & Agen Resmi M-BIO Porasi
Keamanan dan Kenyamanan Privasi Pelanggan Terjamin

*(( Cara Membuat POC NPK ))*

pemesanan pupuk hayati M-bio Line ID:
mbioporasi
Telegram ID:
@mbioporasi

Posted by: Agen Pupuk Hayati M-Bio