Agen resmi Penjualan pupuk hayati M-Bio porasi. Tlp 085-323-179-112

Selasa, 03 April 2018

Cara Pemupukan Cabe

Simak Cara Pemupukan Cabe terbaik, cocok untuk tanaman cabe dalam pot, polybag maupun ditanam langsung di kebun. Di usia 1 - 30 hari setelah tanam, tanaman cabe masih ada dalam kondisi yang sangat rentan, akar tanaman dan daya hidupnya masih lemah. Pemberian pupuk kimia / anorganik malah dapat mengganggu pertumbuhan tanaman cabe karena tidak sesuai dengan nutrisi majemuk yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk yang sesuai adalah pupuk organik matang yang banyak mengandung unsus hara N (nitrogen) untuk mencukupi kebutuhan tanaman cabe akan asam amino atau protein dan karbohidrat untuk proses fotosintesis, mempercepat pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah anakan, jumlah cabang) & juga unsur hara P (fosfor)  untuk pertumbuhan benih, akar & pembentukan bunga serta memperkuat batang tanaman cabe agar tidak mudah roboh / rebah saat terkena hujan dan angin. Berikut cara pembuatan pupuk dasar tanaman cabe,
Bahan-bahan:
- Kotoran ternak (ayam / sapi / kambing / dll): 50 kg
- Batang & bonggol pisang: 30 kg
- Rerumputan / tanaman sisa panen / Jerami / eceng gondok: 20 kg
- Dedak / bekatul: 5 kg
- Gula merah / gula putih: 100gr
- Air bersih: ± 5 liter
- Pupuk Hayati M-BIO: 105ml (7 tutup botol)

Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, gula & air di dalam wadah hingga tercampur rata
  • Campur rata bahan-bahan organik yang telah dicacah menggunakan sekop.
  • Siramkan larutan M-BIO, air & gula secara merata dengan menggunakan embrat pada campuran bahan organik, sampai kandungan air pada campuran bahan organik tersebut mencapai ± 50% (adonan bila diremas dengan tangan tidak keluar air, dan apabila remasan dilepas adonan mekar)
  • Adonan ditumpukkan merata di tempatnya, kemudian ditutup dengan karung goni atau penutup lainnya supaya tidak terkena hujan dan sinar matahari langsung. 
  • Setelah 6-8 jam, suhu adonan diperiksa. Selanjutnya aduk-aduk / balik adonan sampai suhu adonan dingin kemudian ditutup kembali. 
  • Setelahnya, adonan harus dibalik / diaduk kembali setiap hari untuk menjaga suhu adonan tetap di bawah 40° C.
  • Setelah ± 7-10 hari fermentasi, Pupuk dasar tanaman cabe siap diaplikasikan.

Cara Pengaplikasian Pupuk dasar:
  • Pupuk dasar tanaman cabe bisa langsung ditebarkan di atas lahan pada saat pengolahan tanah / membuat bedengan, kemudian dicampur dengan tanah secara merata. 
  • Takaran pupuk dasar tanaman cabe berkisar antara 5 - 10 ton/ha, tergantung pada komoditas tanaman dan tingkat kesuburan tanah. Untuk cabe yang ditanam dalam pot / polybag, 1 sekop Pupuk dasar : 1 sekop media tanam (tanah / sekam / dll).
  • Di usia 2 bulan setelah tanam, aplikasikan kembali pupuk dasar ini sebanyak 0,5 - 1 kg per tanaman dengan cara dibenamkan di kiri - kanan tanaman.

Tanaman Cabe sebaiknya disemai terlebih dahulu sebelum ditanam di dalam pot / lahan / polybag, sebelum disemai rendamlah bibit cabe di dalam larutan Pupuk Hayati M-BIO dosis 1 tutup botol yang dicampur dengan 1 liter air, hal ini dilakukan supaya kandungan hormon dalam Pupuk Hayati M-BIO meresap sempurna dan bisa bekerja aktif dalam merangsang pembentukan akar dan rambut akar serta melindungi bibit cabe dari serangan penyakit / hama sejak dini. 

Untuk meningkatkan kemampuan tanah / media tanam dalam menyediakan unsur hara majemuk yang dibutuhkan oleh tanaman cabe, 1 hari sebelum ditanam semprotlah tanah semai / media tanam dalam pot / polybag / lahan tanam dengan larutan Pupuk Hayati M-BIO dosis 5 tutup botol dalam 10 liter air. Pupuk Hayati M-BIO mengandung mikroba hidup, dan mikroba-mikroba tersebutlah yang akan mengikat N, melarutkan P & K menjadi unsur hara tersedia yang siap diserap oleh tanaman cabe. Dan setiap 7 hari sekali, kocorkan larutan Pupuk Hayati M-BIO dosis 1 liter untuk 150 liter air (200 cc untuk setiap tanaman) untuk memaksimalkan proses pertumbuhan dan meningkatkan hasil panen.

Cara Pemupukan Cabe yang selanjutnya adalah mengaplikasikan pupuk susulan yang banyak mengandung unsur hara P & K ketika tanaman cabe menginjak usia 3 bulan setelah tanam. P (fosfor) yang mampu merangsang pembentukan bunga dan buah, sedangkan K (kalium) yang mampu meningkatkan kualitas buah, merangsang pembesaran buah serta mencegah kerontokan buah serta daun. Simak pembuatan pupuk susulan tanaman cabe dibawah ini,
Bahan-bahan:
- Air Kencing hewan (Sapi / kuda / kelinci / dll): 5 liter
- Air cucian beras: 5 liter
- Kotoran hewan (Ayam / sapi / kambing / dll): 2 kg
- Daun kering / kulit buah / sabut kelapa: 5 kg
- Batang pisang / buah-buahan setengah busuk / daun gugur: 3 kg
- Gula merah / gula putih: 100 gr
- Air: 5 liter
- Pupuk Hayati M-BIO: 105ml (7 tutup botol)

Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, air, air cucian beras, gula & air kencing hewan di dalam ember cat / wadah yang bisa ditutup rapat hingga tercampur rata. 
  • Masukkan bahan-bahan organik yang sudah dicacah ke dalam larutan dan aduk kembali hingga bahan-bahan organik terendam dalam air, volume bahan organik setidaknya ⅓ dari volume keseluruhan, kemudian tutup rapat supaya proses fermentasi bekerja dengan sempurna
  • Lakukan pengadukan larutan sehari sekali selama 7 hari, setelah itu larutan siap diaplikasikan.

Cara Penggunaan Pupuk susulan tanaman cabe:
  • Setiap satu liter pupuk organik cair ini harus dicampur dengan 5 - 10 liter air, boleh ditambah air bila dirasa terlalu pekat.
  • Sebelum diaplikasikan, saring dahulu larutan pupuk cair tsb agar sisa-sisa bahan organik yang tidak larut-- tidak terbawa ke dalam tangki sprayer.
  • Setiap 15 hari sekali, kocorkan pupuk susulan tanaman cabe ke lubang akar sebanyak 1 gelas (± 220cc) untuk setiap tanaman. Sebagian lagi disemprotkan ke bagian daun dan batang tanaman cabe dengan sprayer.
  • Bahan organik yang tidak larut / hasil saringan pupuk cair ini memiliki kandungan yang kurang lebih sama, setelah dikeringkan bisa dibenamkan di kanan-kiri tanaman cabe di hari selanjutnya.

Keunggulan Cara Pemupukan Cabe Kombinasi Pupuk Hayati M-BIO
 cara pemupukan cabe
1 liter M-BIO cukup untuk 1 ton pupuk padat

Pupuk Hayati M-BIO adalah Pupuk Biofertilizer yang dibuat dari formula khusus dengan kandungan mikroba majemuk menguntungkan diantaranya: Azotobacter sp, Bacillus sp, Lactobacillus sp, Saccharomyces sp. Mikroba-mikroba tersebut sangat bermanfaat dalam memfermentasi bahan-bahan organik menjadi pupuk organik kaya unsur hara yang lebih banyak dan lebih mudah diserap oleh tanaman cabe. Karena itulah cara pemupukan cabe yang dikombinasikan dengan pupuk hayati M-BIO teruji dan terbukti mampu meningkatkan hasil panen, menurunkan biaya produksi dan penggunaan pupuk anorganik dapat ditinggalkan sama sekali. 

Pupuk Hayati M-BIO juga mengandung berbagai hormon perangsang tumbuh yang sangat bermanfaat dalam cara pemupukan cabe diantaranya hormon ZPT Auksin, Giberelin, Sitokinin dan enzim sebagai senyawa bioaktif untuk pertumbuhan tanaman. Berikut ini fungsi / manfaat dari masing-masing Zat Pengatur Tumbuh tersebut dalam cara pemupukan cabe:
  • Merangsang proses perkecambahan biji
  • Merangsang proses pembentukan dan pertumbuhan akar.
  • Membantu mempercepat pertumbuhan secara keseluruhan.
  • Merangsang pertumbuhan tunas.
  • Merangsang terbentuknya bunga dan buah. 
  • Mampu menyebabkan tanaman cabe berbunga sebelum musimnya
  • Membantu dalam proses pembentukan biji
  • Membantu memperbesar ukuran pada buah cabe
  • Mencegah kerontokan buah.
  • Memperbaiki ukuran pada tumbuhan kerdil.

DAPATKAN SEKARANG!!
Diskon 10% untuk 1 btl pertama
Info Lengkap Harga dan Pemesanan
 pemesanan m-bio cara pemupukan cabe
Distributor & Agen Resmi M-BIO Porasi
Keamanan dan Kenyamanan Privasi Pelanggan Terjamin

*(( Cara Pemupukan Cabe ))*

Line ID:
mbioporasi
Telegram ID:
@mbioporasi