Agen resmi Penjualan pupuk hayati M-Bio porasi. Tlp 085-323-179-112

Kamis, 17 Mei 2018

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing baik yang padat maupun cair. Untuk meningkatkan kesuburan tanah, dibandingkan memakai pupuk anorganik yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan tanah; alangkah baiknya kita mulai mengolah bahan-bahan organik yang mudah ditemukan disekitar kita untuk dijadikan pupuk. Pupuk organik tidak hanya mudah dibuat, namun dapat meningkatkan efisiensi pemupukan jangka panjang dengan kata lain setelah panen pertama, tanah masih mampu ditanami dengan tanaman lain karena tinggalan / sisa pupuk organik dari pemupukan sebelumnya masih kaya unsur hara serta membuat media tanam lebih gembur. Dalam postingan kali ini akan kami bahas cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing yang sangat mudah, bahkan anda yang tidak pernah membuatnya 'pun dapat melakukan uji coba sendiri di rumah. 

Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Kotoran Kambing
Bahan-bahan:
- Kotoran kambing: 700 kg
- Tanaman sisa panen / sisa pakan kambing: 300 kg
- Dedak / bekatul / abu kayu / serbuk gergaji: 50 kg
- Gula merah / gula putih: 1 kg
- Air bersih: ± 50 liter
- Pupuk Hayati M-BIO: 1 liter

 Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, gula & air di dalam wadah hingga tercampur rata
  • Campur rata kotoran kambing, tanaman sisa panen / sisa pakan kambing & dedak / abu menggunakan sekop.
  • Siramkan larutan M-BIO, air & gula secara merata dengan menggunakan embrat pada campuran kotoran hewan, sampai kandungan air dalam adonan mencapai ± 50% (adonan bila diremas dengan tangan tidak ada air menetes dan apabila remasan dilepas adonan mekar)
  • Adonan ditumpukkan merata di tempatnya, kemudian ditutup dengan karung goni atau penutup lainnya supaya tidak terkena hujan dan sinar matahari langsung. 
  • Setelah 6-8 jam, suhu adonan diperiksa. Selanjutnya aduk-aduk / balik adonan sampai suhu adonan dingin kemudian ditutup kembali. 
  • Setelahnya, adonan harus dibalik / diaduk kembali setiap hari untuk menjaga suhu adonan tetap di bawah 40° C.
  • Setelah ± 7-10 hari fermentasi, Pupuk organik dari kotoran kambing siap diaplikasikan.

Cara Pengaplikasian Pupuk organik dari kotoran kambing:
  • Pupuk kandang hasil fermentasi ini bisa langsung ditebarkan di atas lahan pada saat pengolahan tanah / membuat bedengan, kemudian dicampur dengan tanah secara merata. 
  • Takaran pupuk organik dari kotoran kambing berkisar antara 5 - 10 ton/ha, tergantung pada komoditas tanaman dan tingkat kesuburan tanah. Untuk tanaman dalam pot / polybag, 1 sekop Pupuk organik dari kotoran kambing : 2 sekop media tanam.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing
Bahan-bahan:
- Urine kambing: 50 liter
- Kotoran kambing: 70 kg
- Tanaman sisa panen / rumput / buah-buahan: 30 kg
- Gula merah / gula putih: 1 kg
- Air: 100 liter
- Pupuk Hayati M-BIO: 1 liter

Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, air, gula & air kencing hewan di dalam drum yang bisa ditutup rapat hingga tercampur rata. 
  • Masukkan bahan-bahan organik yang sudah dicacah ke dalam larutan dan aduk kembali hingga bahan-bahan organik terendam dalam air, volume bahan organik setidaknya ⅓ dari volume keseluruhan, kemudian tutup rapat supaya proses fermentasi bekerja dengan sempurna
  • Lakukan pengadukan larutan sehari sekali selama 7 hari, setelah itu larutan pupuk organik dari kotoran kambing siap diaplikasikan.

Cara Penggunaan Pupuk organik cair dari kotoran kambing:
  • Setiap satu liter pupuk organik cair ini harus dicampur dengan 5 - 10 liter air, boleh ditambah air bila dirasa terlalu pekat.
  • Sebelum diaplikasikan, saring dahulu larutan pupuk cair tsb agar sisa-sisa bahan organik yang tidak larut-- tidak terbawa ke dalam tangki sprayer.
  • Setiap 2 minggu sekali, kocorkan pupuk organik cair dari kotoran kambing ke lubang akar sebanyak 1 gelas (± 220cc) untuk setiap tanaman. Sebagian lagi disemprotkan ke bagian daun dan batang tanaman menggunakan sprayer.
  • Bahan organik yang tidak larut / hasil saringan pupuk organik cair ini memiliki kandungan yang kurang lebih sama, setelah dikeringkan bisa dibenamkan di sekitar tajuk tanaman di hari selanjutnya.

Fungsi & Manfaat Pupuk Hayati M-BIO dalam Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

 cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing
Deptan No. 258/Kpts/SR.310/B/07/2015
Pupuk Biofertilizer / Pupuk Hayati M-BIO dibuat dari formula khusus PELOPOR PELESTARI LINGKUNGAN dengan kandungan mikroba majemuk menguntungkan dalam cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing diantaranya: Azotobacter sp, Bacillus sp, Lactobacillus sp, Saccharomyces sp. juga mengandung berbagai hormon perangsang tumbuh diantaranya Auksin, Giberelin, Sitokinin dan enzim sebagai senyawa bioaktif untuk pertumbuhan tanaman. Dengan isi 1 liter cukup untuk membuat pupuk organik padat dari 1 ton bahan organik atau dalam pembuatan pupuk organik cair dengan 150 - 200 liter air, HARGA TERJANGKAU MANFAAT MAKSIMAL!

Seperti yang telah diketahui bahwa kotoran kambing maupun urine kambing tidak bisa diaplikasikan langsung pada tanaman karena adanya kandungan gas / amonia, kumpulan bakteri patogen serta berbagai unsur hara makro & mikro yang masih mentah; disinilah pentingnya penggunaan pupuk hayati M-BIO. Dengan pengolahan kotoran kambing yang dicampur dengan pupuk hayati M-BIO secara fermentasi, mikroba-mikroba hidup yang ada dalam pupuk hayati M-BIO mampu bekerja secara aktif mengikat N, melarutkan P & K serta menekan pertumbuhan bakteri penyebab penyakit bagi tanaman sehingga menghasilkan pupuk organik yang kaya akan unsur hara. Selain itu, hasil fermentasi bahan organik tsb lebih mudah diserap oleh tanaman sehingga tanaman mampu mendapatkan serapan nutrisi yang diperlukan.

Tak kalah dari manfaat yang diberikan oleh bakteri / mikroba lainnya, bakteri Azotobacter adalah species rizobakteri yang dikenal sebagai agen penambat nitrogen yang mengkonversi dinitrogen (N2) ke dalam bentuk ammonium (NH3), yang mampu menambat nitrogen dalam jumlah yang cukup tinggi. (Wedhastri,2002). Karena itulah proses cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing yang dikombinasikan dengan pupuk hayati M-BIO dapat diproses lebih cepat (hanya 7-10 hari) dibandingkan proses pembuatan pupuk kandang maupun pupuk organik cair biasa / tanpa fermentasi (15 - 45 hari). Berikut beberapa manfaat lain yang diberikan oleh Pupuk hayati M-BIO dalam proses pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing:
  1. Mempercepat dekomposisi bahan-bahan organik secara fermentasi.
  2. Mengikat Nitrogren, melarutkan P yang tidak tersedia menjadi bentuk P yang tersedia bagi tanaman.
  3. Menghasilkan berbagai enzim dan hormon sebagai senyawa bioaktif untuk pertumbuhan tanaman.
  4. Meningkatkan efisiensi pemupukan yang berkelanjutan
  5. Meningkatkan hasil panen tanaman
  6. Menekan bau busuk.

          DAPATKAN SEKARANG!!
          Diskon 10% untuk 1 btl pertama
          Info Lengkap Harga dan Pemesanan
          cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing dengan pupuk hayati m-bio
          Distributor & Agen Resmi M-BIO Porasi
          Keamanan dan Kenyamanan Privasi Pelanggan Terjamin

          *(( Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing ))*

          pemesanan pupuk hayati M-bio Line ID:
          mbioporasi
          Telegram ID:
          @mbioporasi

          Posted by: Agen Pupuk Hayati M-Bio